Rabu, 16 November 2011

Perjuangan Seorang Ibu Menapaki Jalan nan Berliku



Judul: Ketika BilQis Harus Cangkok Hati
Penulis: Dewi Farida
Penerbit: Progressio Publishing
Terbit: Oktober 2010
Tebal: 106 halaman
Kasih ibu sungguh tidak ternilai harganya, benar syair lagu yang sering kita nyanyikan waktu kanak-kanak “kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa, hanya member tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia”. Sampai kapanpun kasih sayang seorang ibu tidak akan terhapus oleh perubahan zaman.
Dewi Farida adalah contoh seorang ibu yang tegar, kukuh dan tidak pernah putus asa untuk terus berjuang demi anak tercintanya yang bernama Bilqis Anindya Passa. Bilqis adalah seorang anak yang memiliki gangguan pada daerah saluran empedu, pada bilqis saluran empedu tidak berkembang secara normal sehingga terjadi hambatan aliran empedu dari hati ke dalam usus 12 jari dan banyak cairan empedu yang menumpuk di hati biasanya keadaan tersebut dalam dunia medis disebut Atresia Bilier.
Bilqis menjadi simbol kepedulian sosial masyarakat terhadap penderitaan sesama. Melalui gerakan ‘koin untuk bilqis’ yang digerakkan melalui jaringan dunia maya dan media televisi, kita semua disadarkan pada kekuatan cinta, kasih sayang terhadap sesama, kesetiakawanan sosial yang mempunyai arti besar bagi kemanusiaan.
‘Koin untuk bilqis’ memang tidak sempat digunakan untuk penyembuhan bilqis karena Allah Swt berkehendak lain, bilqis menghadap sang Khalik pada 10 April 2010. Namun, koin untuk bilqis akan terus berguna, didedikasikan untuk anak-anak Indonesia yang mengalami gangguan atresia bilier melalui YAYASAN BILQIS SEHATI.
Bilqis menjadi duta memperkenalkan Atresia Bilier kepada masyarakat Indonesia. Novel karangan Dewi Farida ini sarat dengan kenangan manis dan pelajaran hidup dari seorang bayi mungil, buku ini mengajak kita semua mempelajari dan mengambil hikmah tentang arti kehidupan, arti berserah diri kepada kehendak Allah Swt. Tugas kita hanya berikhtiar dan Allah yang menentukan segala sesuatu yang terjadi. Dan apapun yang telah Allah berikan, itulah yang terbaik yang harus kita terima.
Buku dengan cover gambar bayi mungil ini merupakan kisah nyata Dewi Farida (ibu bilqis), didalamnya berisi tentang perjuangan bilqis dalam menghadapi penyakitnya serta kasih sayang seorang ibu untuk sebuah ikhtiar penyembuhan penyakit anaknya, jalan nan berliku bertabur suka dan duka yang ditempuh oleh Dewi diceritakan dalam buku ini.
Selain isinya yang menarik, buku karangan Dewi Farida ini disusun dalam rangka mensosialisasikan pada masyarakat tentang bagaimana ciri-ciri seorang anak yang menderita atresia bilier, buku ini disusun secara bersahaja dan sedapat mungkin dapat dimengerti oleh masyarakat umum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar