Senin, 18 Juli 2011

Terkupas makna yang indah


Tak berarti apa-apa…
Hanya aku yang terburu-buru menyimpulkan semua
Menyulam cerita dalam angan
Menghias harapan yang akhirnya menjadi kepahitan
Membuka mata ketika realita bertengger di depan mata
Membuka telinga ketika malaikat membisikan kebenaran
Membuka hati ketika huddan datang
Kini ku sadari betapa Allah menyayangiku
Aku yang kemarin sore berada dalam lembah kenistaan
DIA mengangkat dan membersihkanku
Dengan lembut DIA basuh kotoran dijiwaku
Terbilas oleh suci air sungai firdaus
Asmara mengobar membawa dosa
Terima kasih …
Atas putusnya benang merah jambu itu
Kasih sayang Rabbku takkan tergantikan
Cintaku pada Allah adalah cinta sejati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar